Agen Parlay Piala Dunia 2018 – Kisah Mistis di Balik BlueBlood Supermoon

Blue Blood Supermoon adalah sebuah konvergensi dari tiga fenomena gerhana yang saling susul menyusul terjadi dalam kurun waktu yang berdekatan — dalam kurun waktu kurang-lebih 60 hari atau 2 bulan — yang terjadi pada 3 Desember 2017, 31 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018, dan terakhir, 31 Januari 2018.

Gerhana bulan total pada 3 Desember adalah rangkaian pertama dalam konvergensi itu. Maka, ia disebut sebagai supermoon. Tapi tak hanya berhenti di situ, supermoon kembali terjadi pada 31 Desember 2017 – 2 Januari 2018 dan 31 Januari nanti. Maka, rangkaian lanjutan itu disebut sebagai fenomena Blue Moon — istilah yang digunakan untuk menyebut rentetan supermoon untuk yang kedua, ketiga, dan seterusnya.

Tapi, Blue Supermoon yang terjadi pada 31 Januari 2018 nanti adalah fenomena yang spesial. Karena, gerhana yang terjadi tengah mencapai puncaknya, sambil menerima sedikit sinar Matahari. Akhirnya sang lunar akan tampak berwarna kemerahan pekat seperti darah. Maka, fenomena itu bernama Blood Moon. Karena Blood Moon 31 Januari nanti akan terjadi dalam sebuah konvergensi, maka fenomena itu menyandang nama Blue Blood Supermoon.

Terlepas kelangkaan dan ke-spektakulerannya, sejumlah orang mempercayai bahwa, fenomena Blue Blood Supermoon makna spiritual dan ramalan yang terselubung, berikut sejumlah contohnya, seperti Liputan6.com kutip dari Express (30/1/2018).

1. Ramalan Yerusalem, Israel, dan AS

Blood Moon dianggap sebagai bagian dari nubuat, yang awalnya berfungsi sebagai pertanda dalam Kitab Yoel, yang di dalamnya tertulis, “Matahari akan berubah menjadi gelap dan bulan menjadi darah, mengawali hari besar dan mengerikan dari Tuhan yang akan segera datang.”

Christian Headlines telah melaporkan bahwa Rabbi Yosef Berger, rabbi Makam Raja Daud di Bukit Zion, percaya bahwa Blue Blood Moon memiliki arti penting mengingat kejadian dunia saat ini yang terkait dengan Israel.

“Gerhana Bulan nanti akan menjadi pertanda buruk bagi orang-orang yang membenci Israel,” kata Berger, mengasosiasikannya dengan peristiwa politik soal klaim sepihak AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang dikecam oleh sebagian besar komunitas internasional.

2. Menguatkan Aura Diri Seseorang?

Fenomena Blue Moon memiliki narasi yang romantis dalam sejumlah karya linguistik budaya populer. Dan, narasi romantisisme itu juga disebut-sebut memiliki konteks tersendiri dalam makna mistis seputar fenomena Blue Blood Supermoon nanti.

Ahli astrologi percaya gerhana Bulan adalah ketika energi sang lunar berada pada kekuatannya yang paling kuat, mampu mempengaruhi pasang surut melalui tarikan gravitasi bulan.

Dan pasang surut tarikan gravitasi itu juga mampu mempengaruhi aura manusia.

Athena Perrakis, pendiri situs suci Dewi Sage, mengatakan kepada Refinery29.com, “Gerhana bulan mengungkapkan apa yang tersembunyi tentang Anda yang belum pernah terungkap sebelumnya. Seperti akan mengungkap lanskap internal Anda.”

Makna mistis seperti itu juga diutarakan oleh sekte pagan Wicca.

 

 

Agen Parlay Piala Dunia 2018 –┬áKisah Mistis di Balik BlueBlood Supermoon

Posted_By :

 lotus-55.com


Daftar judi agen bola piala dunia 2018 – GoPro di Ambang Kehancuran, Pecat Ratusan Karyawan

GoPro di Ambang Kehancuran, Pecat Ratusan Karyawan

Perusahaan pembuat kamera aksi, GoPro, sedang di ambang kehancuran. Saham perusahaan itu terus mengalami penurunan hingga berujung pemecatan karyawannya.

Awal Januari 2018 ini, GoPro memproses pemecatan 200 hingga 300 orang karyawan sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan yang disebut untuk menyesuaikan sumber dayanya dalam kebutuhan berbisnis.

Berdasarkan laporan Tech Crunch yang dikutip detikFinance, Selasa (30/1/2018), ratusan karyawan tersebut masih akan mendapatkan gaji hingga 16 Februari 2018.

Pemecatan di tubuh GoPro bukan terjadi sekali ini saja. Pada akhir 2016 lalu, perusahaan juga pernah memecat sebanyak 100 orang karyawan di divisi entertainment.

“Saat ini GoPro memiliki kepemimpinan tim yang solid dan benar-benar fokus pada bisnis inti serta keuntungan,” ungkap pihak GoPro saat itu.

Kemudian pada 2017 GoPro juga mengurangi 270 pekerjaan.

Kekacauan dalam GoPro dimulai saat terdapat masalah pada produk drone Karma. Pesawat tanpa awak itu mengalami masalah saat terbang hingga berujung pada penarikan produk. Saat itu GoPro mengungkap bahwa masalah berasal dari baterai yang membuatnya tiba-tiba mati dan jatuh ke tanah.

Akibatnya, penjualan GoPro Karma sempat tertunda dan kembali penjualanya pada Februari 2017. Usai penjualan keduanya, drone Karma memang sempat memberikan angin segar kepada GoPro, namun itu tak berlangsung lama. Pasalnya, muncul pesaing dari DJI, yang mengeluarkan drone Mavick Pro dan Spark