Bandar Bola – Bensu Harus Dirawat Seminggu Usia Liburan ke Jepang

Setelah berlibur selama sepuluh hari ke Jepang, presenter Ruben Onsu justru harus mendapat perawatan di rumah sakit.Hal ini lantaran ternyata Ruben terlalu selektif dan menunda-nunda jadwal makan.
Menurut Ruben, ia merasa tidak cocok dengan makanan Jepang.Badan sudah enggak enak di Jepang. Angin dahsyat dan dingin. Orang kampung ke Jepang, enggak cocok sama udara.

Image result for ruben onsu

Bandar Bola Piala Dunia

Ruben mengaku langsung menerima pekerjaan sebagai pemandu program acara di stasiun televisi.Pulang ke Indonesia enggak ada napas dan langsung live. Ambruk di hari kedua selesai live yang siang. Saat itu napas sudah sedikit.Telepon Wendah dan saya langsung lari ke rumah sakit,Hasil pemeriksaan dokter, Ruben mengalami keletihan.belum lagi ditambah penyakit asma yang baru ia ketahui.

Penyakit baru itu yang ketahuan asma. Saya harus hati-hati sama asma. Yang paling penting bisa di-handle oleh rumah sakit, kata dia.Sementara itu, saat mendapat perawatan secara intensif, pembawa acara Ruben Onsu mengaku harus mengonsumsi sembilan putih telur setiap harinya

Iya harus fokus ke proteinnya. Diwajibkan makan 9 putih telur. Wajib. fokus nambah protein,Ruben dirawat di rumah sakit akibat kelelahan setelah berlibur selama 10 hari di Jepang bersama keluarganya.Dari kejadian ini, Ruben juga mendapati bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit asma. Padahal gue enggak suka minum susu putih.

 

 

Posted_By : lotus-55.com


bandar bola – Pemilik Online Shop Tempuh Jarak 500 Mil untuk Memukuli Pelanggan

Seorang pria pemilik toko dalam jaringan (daring–RED) menempuh jarak 500 mil untuk memukuli pelanggannya. Seperti dikutip dari Trending News Portal, alasannya hanya gara-gara pelanggan tersebut memberikan nilai buruk terhadap toko online miliknya. Korbannya adalah seorang wanita bernama Xiao Die.

Wanita ini mendapat bogem mentah di bagian wajah dan kaki, serta didorong hingga terjungkal ke lantai oleh pemilik toko online itu. Peristiwa yang terjadi di China tersebut terekam kamera pengintai atau CCTV. Berdasarkan laporan, korban mengkomplain baju yang diterimanya terlambat empat hari dari waktu yang ditentukan.

Dia membeli baju tersebut senilai 300 yuan pada 20 Desember, dan baru dikirim 3 hari setelah tanggal pembelian. Pada 27 Desember, tepatnya di tempat penerimaan barang di Zhengzhou, Provinsi Henan, adalah lokasi korban diserang dan dipukuli. Setelah korban terkapar di lantai, pelaku yang bernama Zhang juga buru-buru merampas tasnya. Ada seorang saksi di lokasi namun dia tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan penyerangan terhadap korban.

Akibat serangan tersebut, Xiao Die dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, dia masih menerima pesan dari pelaku yang mengatakan bahwa dirinya menempuh jarak 530 mil untuk memberikan ‘pelajaran’ kepada korban. Dilaporkan Daily Mail, korban meyakini bahwa pelaku yang memukulinya adalah Zhang, pemilik toko online tersebut.

Zhang juga mengirim pesan ke Xiao Die dengan bunyi ‘saya bisa menghancurkan kamu’ pada 23 Desember setelah korban meninggalkan review buruk di toko online itu. Pada 6 Januari, Zhang ditangkap oleh Kepolisian Erlijian di Zhengzhou. Dia ditahan selama 10 hari sementara nilai toko online-nya diturunkan 12 poin. Nantinya, toko online-nya bakal ditendang dari marketplace tempatnya bernaung.

 

Pemilik Online Shop Tempuh Jarak 500 Mil untuk Memukuli Pelanggan

Posted_By :

 lotus-55.com